FASE KEDUA PERASAAN; Tetap Fleksibel!!

 Fleksibelitas dalam perasaan adalah kewajiban yang harus dimiliki oleh setiap orang. Fleksibel dalam hal apapun yang bakal mempengaruhi suasana hati baik dan buruknya. Kita semua tau bahwa setiap orang memiliki masalah yang berbeda disetiap harinya, dan tidak semua orang dengan cepat mengatasi masalahnya. Saya merangkum beberapa aktivitas yang dapat mempengaruhi perasaan baik dan buruknya bahwa tiada hari tanpa bahagia sama halnya dengan tiada hari tanpa perjuangan. Bisa sebaliknya. Orang pertama yang mengetahui bahwa hidup tak akan berjalan mulus adalah mereka yang satu langkah punya solusi akan masalah yang ia hadapi. Kita tak perlu menunggu beberapa hari dalam berpikir akan adanya resiko yang menerpa di esokkan harinya, maka harus ditentukan pada hari itu juga. Oh iya, saya lupa bahwasanya tidak semua hal berjalan sesuai labelnya. Bagaimana bisa?? gini, ada beberapa hal menarik, baik yang kita anggap ini bakal bisa menaikkan mood kita untuk menunda keresahan yang sedang kita rasakan. Saya sebut saja satu persatu; membaca, bermain game, ngumpul sama teman, atau ketemuan bareng pacar, jalan keliling kota atau ke tempat wisata, melakukan hobi, dan masih banyak lainnya. Sebaliknya, untuk hal-hal yang buruk kalian bisa memikirkannnya sendiri tergantung setiap orang mengartikannya. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa setiap hal baik tadi tidak sepenuhnya bisa memperbaiki mood seseorang? saya sederhanakan, beberapa orang tidak mau pusing akan hal yang sedang ia hadapi, hanya saja beberapa orang juga tak sadar bahwa mereka menambah perasaan mereka jadi tak karuan. Ini terjadi akan hal-hal yang dianggap baik tadi; orang-orang lupa untuk fleksibel terhadap perasaan. Nah, aktibatnya mucul kalimat heroik "Jangan mudah baper" sebenarnya inilah masalah sesungguhnya. Yap.. lelucon untuk orang yang serius.  

πŸ’ƒDalam hal bermain mungkin ekspektasi kita akan menarik dan bakalan senang nantinya, namun sesuai pengalaman saya, ada beberapa orang yang saya jumpai khusunya bermain game berkata; ini konyol, ini jenuh, ini sialan, ini lucu, ini nggak sesuai yang direncanakan. Apa yang terjadi? seketika perasaan berubah, hanya karena lose strike dalam sebuah game. Tak lupa beberapa kata tabu kian terdengar indah kalah di ucap saat suasana itu. Anjiii* ..... sudah biasa. (Tidak mandang gender ges)

πŸ’€ Nah info kedua sist and brother, di zaman sekarang, era teknologi yang makin melesat canggih tak jarang kita jumpai banyak diantara kita galau sama temannya yang dilabeli "Bestiew" . Sebenarnya kata bestie sendiri memang diindentikan dengan status seseorang yang sudah lama saling mengenal lebih dalam. Okey saya galih lebih relax, betie ini adalah kata yang bagus untuk di dengar oleh beberapa orang yang dekat sama kita karena seolah kita menjadi lebih dikatakan bernilai oleh seseorang itu. Loh ga bahaya ta??  Gini-gni sebelum lebih jauh alangkah baiknya kita memikirkan; gimana sih cara untuk tidak kecewa pada orang lain, atau nggak gimana cara kita buat tidak bergantung pada orang lain walaupun orang itu teman dekat kita. Jika sudah tau akan hal itu kita sudah aman. Terlebih ada sebuah kisah dimana seorang pria yang secara tak sengaja berpapasan dengan cewek yang ia suka dulu, setelah beberapa tahun tidak bertemu akhirnya mereka berpapasan di salah satu taman bermain. Yap, tak mungkin untuk seorang yang dulunya saling berkomunikasi untuk tidak saling menyapa pada momen itu. Terlebih seorang pria yang bisa dikatakan belum sepenuhnya memiliki si cewek tadi. Mereka pun saling berbincang membahas masa-masa yang pernah si pria alami. Njir padahal si cewek nggak nanyain. Tidak masalah, semua pria boleh bercerita asal jangan mudah baper. Kembali ke cerita, setelah obrolan paling asik itu; ya menurut pria entah dengan si cewek, si pria pun nekat untuk meminta nomor Whattsap  si cewek.  Hasilnya memang dikasih ya, si pria pun senang karena dapat nomor si cewek yang baru.  Oh ya, sebut saja pria ini bernama Hardi.

      Pria : TC.

      Cewek : Yap siapa?

      Pria : Hardi, 

     Cewek : Blok...!!!!!

"anda telah memblokir kontak ini" Itulah yang terpapar jelas depan layar ponselnya si cewek. Bagaimana dengan Hardi?? Hardi menunggu balasan chat, akhirnya dia mengirim pesan kembali dan sudah tak aktif. Si Hardi kecewa untuk sekian kalinya. Padahal si Hardi sudah bergejolak akan memori yang seolah terekam kembali  saat dulu ia berjuang dan damai dengan si cewek. Namun, Hardi tetaplah Hardi, nasib serupa dirasakan yang sulit diefinisikan. Oleh sebab itu, saya sebagai penulis mengisyaratkan untuk menghindari obrolan lama yang berujung pada memintai kontak. Karena jelas-jelas kisahmu terdahulu sudah tercoreng; eh kamu malah nekat jadi badut di kisah kedua.

πŸ’ Kesimpulannya, Fleksibel dalam perasaan agar tidak merusak mental dan perasaan kita. Dalam artian kita tidak dapat mengatur takaran perasaaan orang lain, kita pun tidak bisa menolak perasaan yang diberikan oleh orang lain dan kita pun tidak harus selalu disukai dan diterima. Karena apa?? Ya karena kita harus sadar diri terlebih dahulu kawan-kawan yang di muliakan dalam blog ini. 

 Demikian, sebenarnya banyak kisah-kisah heroik yang dapat diceritakan pada hal serupa, namun penulis tidak ingin kalian lebih lama membaca dan larut pada lelucon ini dan menyesal. Jangan lupa istirahat.


"Akan ada banyak perasaan yang membuatmu luka, hanya sedikit yang membuatmu sembuh dengan suka, jangan lupa mandi".

Komentar

Siapa sih yang salah?

Siapa Sih Yang Salah ?

Jomblo Strong, Upgrade Hidup Lo!!

Tanah Gersang Kepercayaan